Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (SISRENBANGDA)

Diposkan oleh: pada 03 Dec 2014, dalam Kategori Berita Daerah, Perencanaan, Produk Bappeda

Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (SISRENBANGDA) merupakan Perangkat Lunak (Software) Komputer berbasis jaringan yang digunakan untuk mempermudah dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan khususnya untuk menyusun lampiran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Software ini mulai digunakan untuk menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah oleh Bappeda pada awal Tahun 2013.

 sisrenbangda

Penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada sistem ini dimulai dari menyusun visi dan misi daerah dilanjutkan dengan menyusun tujuan, sasaran, dan prioritas pembangunan daerah.  Hasil dari prioritas tersebut akan digunakan sebagai bahan penyusunan program/kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 dengan perubahan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 untuk 5 tahun kedepan.

Dengan mengacu pada RPJMD yang telah disusun dengan tahapan seperti di atas, masing-masing SKPD menyusun dokumen perencanaan 5 tahunan berupa Rencana Strategis (RENSTRA).

 Sementara proses penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada sistem ini dimulai dari penyusunan Rencana Kerja (RENJA) tahunan SKPD  yang disitu telah mengakomodasi usulan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) tingkat kecamatan  sampai dengan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran Penetapan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).   Kompilasi dari renja SKPD inilah yang akan disusun menjadi RKPD.

 Tujuan digunakannya aplikasi ini adalah sebagai kontrol atas program/kegiatan yang disusun SKPD.  Dalam menyusun RKA selanjutnya, dipastikan semua kegiatan harus sesuai/tercantum dalam RPJMD.  Hal ini dilakukan untuk menghindari penyimpangan kegiatan dari perencanaan.  Diharapkan dengan cara ini kontrol terhadap perencanaan pembangunan daerah dapat berjalan baik.  Aplikasi ini dapat diakses secara langsung oleh masing-masing SKPD, dimana setiap SKPD memiliki tenaga administrator masing-masing. Sementara Bappeda menyediakan operator dan administrator umum.   Setiap SKPD melalui tenaga administratornya, dengan dipandu operator dari Bappeda, akan menginput kegiatan yang akan menjadi renja SKPD tersebut.  Demi penyempurnaannya, sistem aplikasi ini masih terus mengalami pembenahan pada fitur-fiturnya untuk memaksimalkan performanya. (ILN)


1 Comment for this entry

  • Leatha

    Very informative article, i’m regular reader of your site.
    I noticed that your website is outranked by many other websites
    in google’s search results. You deserve to be in top ten. I know what can help you, search in google for:
    Omond’s tips outsource the work

Leave a Reply