Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Kabupaten Kotawaringin Barat 2013

Diposkan oleh: pada 30 Sep 2014, dalam Kategori Berita Daerah, Bidang Ekonomi, Perencanaan, Produk Bappeda

Pada akhir September 2014 bertempat di Aula Bappeda,  Bappeda Kotawaringin Barat menggelar Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Incremental Capital Output Ratio (ICOR).  Seminar ini merupakan seminar kedua, setelah seminar awal yang dilaksanakan pada 15 September 2014 lalu.

Seminar yang dipimpin oleh Kepala Bappeda tersebut dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah SKPD, kalangan perbankan, perusahaan swasta dan akademisi dari Universitas Antakusuma Pangkalan Bun.  Bertindak sebagai narasumber adalah Ir. Evron Asrial, M.Si yang merupakan tenaga ahli dalam penyusunan dokumen ini.  Acara ini bertujuan untuk menyerap masukan dan saran dari peserta untuk perbaikan penyusunan dokumen selanjutnya.

20140911_103311

Dalam seminar tersebut dipaparkan mengenai pengolahan data dan hasil analisis ICOR secara mendalam.  “Angka koefisien ICOR dapat menggambarkan seberapa besar efisiensi investasi di Kabupaten Kotawaringin Barat ini.  Semakin besar angka ICOR maka semakin tidak sefisien investasi. Sebaliknya, semakin kecil nilai ICOR, maka semakin efisien investasinya,” urai Kepala Bappeda.  Berdasarkan hasil penghitungan dan analisis, diketahui bahwa akumulasi nilai ICOR Kabupaten Kotawaringin Barat sebesar 1,52.  Hal ini mengindikasikan bahwa investasi di daerah terbilang efisien, sehingga berinvestasi di Kabupaten Kotawaringin Barat merupakan langkah yang menguntungkan.  “Berdasarkan studi yang dilakukan PBB, angka ICOR rata-rata Negara sedang  berkembang adalah 3, sementara angka ICOR Indonesia 5 dan ASEAN 3,5.  Jika angka ICOR Kobar adalah 1,52 maka hal ini merupakan kondisi yang sangat baik,” ungkap narasumber.

20140930_112204

Sebagai rekomendasi dan saran tindak lanjut, diharapkan pemerintah daerah dapat mendorong pertumbuhan investasi dengan melakukan promosi dan menciptakan iklim yang kondusif bagi dunia investasi. (ILN)


Leave a Reply