KUNJUNGAN MENTERI DALAM NEGERI TJAHJO KUMOLO DI PANGKALAN BUN KAB. KOTAWARINGIN BARAT

Diposkan oleh: pada 03 Dec 2014, dalam Kategori Berita Daerah

Selama hampir sejak satu bulan yang lalu arus penerbangan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun sangat sibuk, tidak sepertinya biasanya yang hanya dilayani oleh 3 (tiga) maskapai penerbangan swasta.   Hal ini karena hilir mudiknya pesawat terbang yang mengantar kedatangan para pejabat negara ke Kabupaten Kotawaringin Barat.  Saat ini Kotawaringin Barat memang sedang melaksanakan hajatan besar, yakni acara Apel Danrem dan Dandim Terpusat Tahun 2014, tanggal 1 – 5 Desember 2014, yang akan diikuti oleh Komandan Dorem dan Komandan Kodim se-Indonesia.  Dalam acara yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Darat RI tersebut, dijadwalkan turut hadir juga sejumlah pejabat negara antara lain Kepala Staf Angkatan Darat,  Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, juga Presiden RI ke-7 Joko Widodo.

Berdasarkan keterangan dalam Rapat Koordinasi Danrem dan Dirbinpuanter Komando Pusat Teritorial Angkatan Darat  bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah pada Rabu, 26 November 2014 di Ruang Rapat Bupati Kotawaringin Barat, dalam rangka persiapan Apel Danrem dan Dandim Terpusat Tahun 2014, kehadiran para menteri dan kepala lembaga/ badan setingkat menteri tersebut akan memberikan ceramah dalam Apel Danrem dan Dandim Terpusat 2014.

 tjahjo kumolo

Para pejabat negara tersebut akan tiba di Pangkalan Bun secara terpisah.  Pada 3 Desember 2014 giliran Menteri Dalam Negeri tiba di Pangkalan Bun, didampingi oleh Dirjen Kesbangpol dan Kepala BKKBN.    Sesaat setelah mendarat di Landasan Udara Iskandar Pangkalan Bun, pada pukul 16.00 WIB, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyempatkan diri beramah tamah dengan Bupati Kotawaringin Barat, Ketua DPRD serta Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, bertempat di Base Off Pangkalan Udara Pangkalan Bun.

 Pada kesempatan tersebut, Bupati Kotawaringin Barat dalam paparan singkatnya menyampaikan gambaran mengenai profil, potensi Kabupaten Kotawaringin Barat dan permohonan dukungan dari Menteri Dalam Negeri untuk pembangunan daerah, pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Kotawaringin Barat.   Tjahjo Kumolo, dikutip dari sambutannya dalam ramah-tamah berpesan dan mengingatkan kepada jajaran Pemerintah Daerah  dan DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat akan area rawan korupsi.   Menteri Dalam Negeri berpesan  dalam 5 (lima) hal, yakni agar berhati-hati dalam penyusunan anggaran, perijinan, pajak dan retribusi daerah, pengadaan barang dan jasa serta hibah dan bantuan sosial. Disamping itu, berkaitan dengan penyusunan kebijakan reformasi birokrasi, saat menyinggung masalah KTP elektronik (KTP-el), Menteri Dalam Negeri menyatakan, “KTP-el saat ini seperti makanan, ada yang baik ada yang berulat, dan Mendagri dengan berkoordinasi dengan KPK saat ini sedang memperbaiki dan membersihkan ulat-ulat dalam pelaksanakan KTP elektronik tersebut”. Menurut Tjahjo Kumolo KTP yang valid  dan jelas merupakan identitas yang sangat penting.  Dalam nada santai Tjahjo Kumolo bercerita, baru seminggu dilantik pihaknya sudah menemukan hologram KTP-el asli tapi palsu yang terdapat di China dan Perancis.

 Mendagri juga menambahkan sekaligus menyampaikan instruksi Presiden, “Kepala Daerah agar mendahulukan pembangunan infrastruktur, menginventarisir retribusi yang harus dihapus, membentuk pusat pelayanan perijinan dan mempercepat pelayanan investasi dengan jalan memotong alur birokrasi  dan menginventarisir BUMD yang ada, menyusun skala prioritas pembangunan, sehingga pemerataan pembangunan dapat segera terwujudkan”.   Dicontohkan oleh Mendagri, agar pemerintah jangan menarik retribusi dari para nelayan dan petani agar kesejahteraannya meningkat.  Sedangkan untuk penerima bantuan hibah yang disyaratkan memiliki berbadan hukum seperti rumah ibadah dan lain-lain, nantinya akan dikomunikasikan dengan Menteri Keuangan RI. (red)


Leave a Reply