Perencanaan

PAPARAN LAPORAN AKHIR MASTERPLAN PEMBANGUNAN BANDARA BARU

by on Nov.11, 2014, under Berita Daerah, Perencanaan, Rencana

Kabupaten Kotawaringin Barat dengan jumlah penduduk sekitar 245.143 jiwa merupakan salah satu dari 14 wilayah kabupaten/ kota di Provinsi Kalimantan Tengah yang sangat potensial. Kondisi ini ditandai dengan : PDRB harga berlaku tahun 2012 sebesar Rp. 2.972.899,-, termasuk salah satu sasaran dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), Kawasan Strategis Nasional Taman Nasional Tanjung Puting (KSN TNTP) dan satu dari 15 Destinasi Pariwisata Nasional (DPN), serta merupakan sentral dari Wilayah Kawasan Andalan dengan hinterland Sampit, Seruyan, Sukamara dan Lamandau.

paparan bandara

Di Kotawaringin Barat terdapat 32 Perkebunan Besar Swasta (PBS) baik Nasional maupun Asing, dengan komoditas kelapa Sawit yang sudah berproduksi dengan hasil Crude Palm Oil. Berdasarkan nilai ekspor menurut pelabuhan laut di Kalimantan Tengah tahun 2012 sebesar 90% ekspor dilakukan melalui Pelabuhan Kumai dan Pelabuhan Pangkalan Bun. Komoditi utama kegiatan ekspor Kabupaten Kotawaringin Barat antara lain : minyak nabati, mineral dan industri pengolahan.

masterplan

Sebagai daerah potensial yang sedang berkembang arus barang, jasa dan manusia dari Kotawaringin Barat ke luar Kotawaringin Barat dan Kalimantan Tengah dan sebaliknya selama ini menggunakan sarana transportasi Darat, Laut dan Udara. Sarana transpotasi udara menggunakan Bandar Udara Iskandar (milik TNI-AU) Pangkalan Bun, dengan alur penerbangan dari Pangkalan Bun ke : Sampit, Banjarmasin, Ketapang, Solo, Semarang, Surabaya dan Jakarta (pp), yang saat ini dilayani oleh 2 (dua) maskapai : Trigana Air Service dan Kalstar Aviation dan pesawat carteran Avia Star Air dan Susi Air.

Dalam mengantisipasi perkembangan global kedepan maka Pemerintah Kaupaten Kotawaringin Barat merencanakan Pembangunan Bandar Udara Baru di Desa Sebuai Kecamatan Kumai. Sebagai lanjutan persiapan setelan dilakukan Penyusunan Dokumen Studi Kelayakan (Feasibility Study) tahun 2013, pada tahun 2014 dilakukan Penyusunan Dokumen Masterplan Pembangunan  Bandar Udara Baru dan direncanakan Penyusunan Rencana Teknik Terinci (RTT) Sisi Darat dan Udara serta Penyusunan Dokumen AMDAL Bandar Udara Baru tahun 2015. Dalam rangka sosialisasi dan koreksi pada tanggal 11 November 2014 telah dilaksanakan Paparan Laporan Akhir Studi Rencana Induk (Masterplan) Pembangunan  Bandar Udara Baru.  (ASL)

Leave a Comment more...

PERESMIAN PEMASANGAN SAMBUNGAN RUMAH (SR) BANTUAN AIR BERSIH BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR)

by on Nov.11, 2014, under Berita Daerah, Bidang Fisik & Prasarana, Perencanaan

Air merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Kondisi saat ini harga air minum sebagai kebutuhan pokok hasil produksi pabrikan melebihi harga Bahan Bakar Minyak (BBM).  Wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat masih terdapat cukup banyak masyarakat/ rumah tangga kesulitan mendapatkan air bersih (dalam arti yang memenuhi standar kesehatan : tidak kotor, tidak asam, tidak mengandung zat/ partikel yang membahayakan kesehatan dan lain-lain).

Dalam rangka memenuhi kebutuhan air bersih khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat mendapatkan Bantuan Hibah Sarana Air Bersih bagi masyarakat dari Proyek Dana Hibah Australian Aid (AUSAID). Anggaran hibah dari AUSAID diluncurkan melalui PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun sebanyak 1.500 Sambungan Rumah (SR) tahun 2013 dan 1.00 SR tahun 2014.

 bantuan SBR

Bantuan Sambungan Rumah air bersih dari PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun sebanyak 1.500 SR (tahun 2013) dengan biaya pemasangan Rp. 250.000,- dari harga normal Rp. 1.000.000,- diarahkan pada masyarakat MBR di Kecamatan Pangkalan Banteng dan Pangkalan Bun. Sedangkan sebanyak 1.000 SR (tahun 2014) dengan biaya pemasangan Rp. 350.000,- dari harga normal Rp. 1.100.000,- diarahkan pada masyarakat MBR di Kecamatan Pangkalan Lada, Kecamatan Kumai, Desa kumpai Batu dan Pangkalan Bun.

Untuk peresmian pemasangan SR Program Proyek Dana Hibah AUSAID Air Bersih pada tanggal 11 November 2014 di Dusun Pangkalan Bungur Kelurahan Baru oleh Bupati Kotawaringin Barat dengan didampingi dan disaksikan oleh Pejabat Pemerintah Pusat antara lain : Direktur Pengembangan Air Minum Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Muhammad Nasir, Kepala Central Project Management Unit (CPMU) Hibah Air Minum dan Sanitasi Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Chandra Situmorang, Kepala Sub Direktorat Hibah Daerah Kementerian Keuangan Jami’at Aries, Koordinator Hibah Daerah Acep dan PPK Hibah Wilayah Kalimantan Adam. Peresmian juga disaksikan Anggota Forum Koordinasi Pemerintah Daerah, Kepala SKPD dan masyarakat calon penerima bantuan hibah.

Dalam sambutannya baik Bupati Kotawaringin Barat maupun Direktur Pengembangan Air Minum Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Muhammad Nasir, menghimbau dan meminta kepada masyarakat penerima bantuan hibah tersebut agar memanfaatkan sarana air bersih yang ada sebaik-baiknya sesuai kebutuhan dan jangan boros, mengingat saat ini harga air mineral lebih mahal dari harga BBM, dan memelihara sarana yang ada. (DSL)

Leave a Comment more...

Monitoring dan Evaluasi Program/Kegiatan SKPD yang Berada di Bawah Koordinasi Bidang Ekonomi Bappeda Kotawaringin Barat Tahun Anggaran 2014

by on Oct.31, 2014, under Berita Daerah, Bidang Ekonomi, Perencanaan

Monitoring dan Evaluasi adalah salah satu fungsi manajemen yang diemban oleh Bappeda.   Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan dimana Bappeda sebagai instansi perencana sekaligus pengendali pembangunan memiliki tupoksi untuk mengontrol program/kegiatan dari SKPD yang dilakukan pada tahun berjalan.     Fungsi ini dilakukan oleh masing-masing bidang yang ada di Bappeda, dengan tujuan dan sasaran yang berbeda, sebagai contoh Bidang Ekonomi melaksanakan fungsi ini untuk mengontrol kegiatan SKPD yang ada di bawah koordinasi Bidang Ekonomi, antara lain Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi UMKM dan Pasar, Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum, Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah serta kegiatan khusus seperti Agropolitan. Contoh lainnya Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) melaksanakan fungsi ini untuk mengontrol kegiatan SKPD yang ada di bawah koordinasi Bidang Pemkesra seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, serta kegiatan khusus seperti PM2L.

IMG_3664

Pada Oktober 2014 lalu, Bidang Ekonomi melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap program/kegiatan SKPD yang berada di dalam lingkup koordinasinya.   Kegiatan ini dilakukan untuk melihat sejauh mana program/kegiatan SKPD yang telah dianggarkan pada masing-masing Renja SKPD pada tahun berjalan terhadap pelaksanaannya di lapangan,  baik kegiatan yang bersifat fisik (bantuan/pengadaan), maupun pemberdayaan masyarakat.   Selain dilakukan terhadap kegiatan yang dianggarkan pada tahun berjalan, monitoring juga dapat dilakukan pada kegiatan yang dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.  Lokasi sasaran monitoring tahun anggaran 2014 meliputi beberapa kecamatan, dengan memilih empat (4) desa sebagai lokasi sampel.  Kegiatan monitoring bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait pelaksanaan kegiatan antara lain kesesuaian pelaksanaan kegiatan di lapangan dengan renja meliputi output, volume, lokasi, sasaran dan lain sebagainya.

IMG_3682

Kegiatan ini dimulai dari meminta keterangan kepada perangkat desa di setiap desa yang menerima kegiatan dari SKPD, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke lapangan untuk mengkroscek seacar langsung kesesuaian informasi dengan kondisi di lapangan.  Hasil monitoring akan menjadi bahan bagi evaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan, yakni seberapa besar aspek manfaatnya untuk masyarakat di desa, perlu atau tidak kegiatan SKPD tersebut untuk dilanjutkan. (ILN)

Leave a Comment more...