Archive for November, 2014

Rapat Koordinasi Forum Kasubag Perencanaan SKPD Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat

by on Nov.13, 2014, under Berita Daerah, Perencanaan, Produk Bappeda, Sekretariat

Dalam rangka koordinasi kegiatan perencanaan secara komprehensif,  Bappeda kembali menggelar Rapat Koordinasi Forum Perencanaan SKPD Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) pada 13 Oktober 2014 lalu.  Rapat yang berlangsung di Aula Bappeda Kobar itu dihadiri oleh seluruh Kasubag Perencanaan dan Pengendalian Program dari 36 SKPD dan 6 kecamatan di lingkungan Pemkab Kobar. Terdapat dua agenda yang dibahas dalam rapat tersebut yakni jadwal kegiatan perencanaan tahun 2015, dan koordinasi rencana pengembangan kapasitas aparat perencana, menindaklanjuti surat penawaran pendidikan dan pelatihan (diklat) Pusbindiklatren Bappenas.

Pada Oktober 2014 lalu, Pusbindiklatren Bappenas telah mengirimkan surat penawaran diklat nongelar meliputi diklat fungsional perencana (FP) dan workshop pendukung jabatan fungsional perencana (JFP) dan diklat substantif.  Penawaran ini secara terbuka juga dimuat pada website Pusbindiklatren Bappenas (www.pusbindiklatren.bappenas.go.id).  Diklat fungsional perencana yang ditawarkan sebanyak 4 jenjang yakni perencana pertama (7 minggu) , perencana muda (5 minggu), perencana madya (3 minggu) dan perencana utama (1 minggu).  Untuk workshop pendukung jabatan fungsional perencana (JFP) terdiri dari workshop penilaian angka kredit perencana (5 hari) dan adminsitrasi penilaian angka kredit perencana (3 hari).

Sementara diklat substantif yang ditawarkan oleh Bappenas terdiri atas diklat perorangan dan diklat kelompok.  Diklat perorangan meliputi Perencanaan Pembangunan Daerah reguler (30 hari).  Sedangkan diklat kelompok ditawarkan untuk minimal 5 orang dalam 1 kelompok dan dilaksanakan selama 14 hri, meliputi: Perencanaan Pembangunan Daerah (RPJMD); Pengembangan Ekonomi Lokal (LERD); Kerjasama Pemerintah dengan Swasta (PPP);  Mitigasi Bencana;  Green Economy;  Pro Poor Planing and Budgeting (P3B) serta Kelayakan Proyek Planning and Budgeting.

Bappeda memandang bahwa peningkatan kapasitas aparat perencana merupakan agenda yang terbilang krusial, karena akan berpengaruh terhadap kualitas produk perencanan. Dalam kesempatan ini, terdapat beberapa diklat yang ditawarkan untuk diikuti oleh kelompok, sehingga perlu dilakukan koordinasi SKPD mana saja yang akan mengikuti diklat tersebut, disesuaikan dengan tema diklat yang ditawarkan.  Secara umum semua diklat mensyaratkan beberapa kriteria bagi pelamar diklat, antara lain PNS yang menangani perencanaan,  pendidikan minimal S1, masa kerja minimal 2 tahun, umur setinggi-tingginya 53 tahun, diusulkan oleh pejabat eselon II atau atasan langsungnya, mengisi formulir pendaftaran dan pernyataan kesediaan cost sharing.   Bappeda berharap SKPD teknis dapat memanfaatkan penawaran diklat Pusbindiklatren ini dengan baik, terutama bagi diklat berkelompok, demi menyelaraskan perspektif dalam kerangka perencanaan kegiatan.

Agenda lain yang dibahas dalam forum tersebut yakni rencana jadwal kegiatan perencanaan tahun 2015 yang dimulai penyiapan rancangan awal RKPD 2016 pada Desember 2014 hingga Penetapan RKPD Perubahan 2015 dan Renja SKPD Perubahan 2015 pada Juli minggu ke-IV. (Selengkapnya silakan klik disini).  Rencana jadwal kegiatan perencanaan ini diharapkan menjadi acuan seluruh SKPD dalam menyusun kegiatan.  Dalam forum tersebut diambil beberapa kesepakatan, yakni :

  • Hasil monitoring kegiatan SKPD agar dilaporkan ke bappeda
  • SKPD menyiapkan data/informasi capaian keg. 2014, capaian renja/renstra dan evaluasi sebagai bahan penyusunan LAKIP, LKPJ, LPPD, RKPD 2016 dan Evaluasi RPJMD.
  • SKPD melakukan Evaluasi renstra dan bila tidak sesuai maka diperlukan perubahan yang dilakukan secara bersama-sama semua SKPD
  • Dalam pra RKA, semua SKPD menyusun format usulan sesuai dangan RKA, dalam penyusunannya agar dilibatkan semua pejabat di SKPD
  • Pra RKA akan di bahas bersama-sama SKPD dan tim bappeda, pagu definitif diberikan setelah pembahasan dalam pra RKA. (DSL)
Leave a Comment more...

PAPARAN LAPORAN AKHIR MASTERPLAN PEMBANGUNAN BANDARA BARU

by on Nov.11, 2014, under Berita Daerah, Perencanaan, Rencana

Kabupaten Kotawaringin Barat dengan jumlah penduduk sekitar 245.143 jiwa merupakan salah satu dari 14 wilayah kabupaten/ kota di Provinsi Kalimantan Tengah yang sangat potensial. Kondisi ini ditandai dengan : PDRB harga berlaku tahun 2012 sebesar Rp. 2.972.899,-, termasuk salah satu sasaran dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), Kawasan Strategis Nasional Taman Nasional Tanjung Puting (KSN TNTP) dan satu dari 15 Destinasi Pariwisata Nasional (DPN), serta merupakan sentral dari Wilayah Kawasan Andalan dengan hinterland Sampit, Seruyan, Sukamara dan Lamandau.

paparan bandara

Di Kotawaringin Barat terdapat 32 Perkebunan Besar Swasta (PBS) baik Nasional maupun Asing, dengan komoditas kelapa Sawit yang sudah berproduksi dengan hasil Crude Palm Oil. Berdasarkan nilai ekspor menurut pelabuhan laut di Kalimantan Tengah tahun 2012 sebesar 90% ekspor dilakukan melalui Pelabuhan Kumai dan Pelabuhan Pangkalan Bun. Komoditi utama kegiatan ekspor Kabupaten Kotawaringin Barat antara lain : minyak nabati, mineral dan industri pengolahan.

masterplan

Sebagai daerah potensial yang sedang berkembang arus barang, jasa dan manusia dari Kotawaringin Barat ke luar Kotawaringin Barat dan Kalimantan Tengah dan sebaliknya selama ini menggunakan sarana transportasi Darat, Laut dan Udara. Sarana transpotasi udara menggunakan Bandar Udara Iskandar (milik TNI-AU) Pangkalan Bun, dengan alur penerbangan dari Pangkalan Bun ke : Sampit, Banjarmasin, Ketapang, Solo, Semarang, Surabaya dan Jakarta (pp), yang saat ini dilayani oleh 2 (dua) maskapai : Trigana Air Service dan Kalstar Aviation dan pesawat carteran Avia Star Air dan Susi Air.

Dalam mengantisipasi perkembangan global kedepan maka Pemerintah Kaupaten Kotawaringin Barat merencanakan Pembangunan Bandar Udara Baru di Desa Sebuai Kecamatan Kumai. Sebagai lanjutan persiapan setelan dilakukan Penyusunan Dokumen Studi Kelayakan (Feasibility Study) tahun 2013, pada tahun 2014 dilakukan Penyusunan Dokumen Masterplan Pembangunan  Bandar Udara Baru dan direncanakan Penyusunan Rencana Teknik Terinci (RTT) Sisi Darat dan Udara serta Penyusunan Dokumen AMDAL Bandar Udara Baru tahun 2015. Dalam rangka sosialisasi dan koreksi pada tanggal 11 November 2014 telah dilaksanakan Paparan Laporan Akhir Studi Rencana Induk (Masterplan) Pembangunan  Bandar Udara Baru.  (ASL)

Leave a Comment more...

PERESMIAN PEMASANGAN SAMBUNGAN RUMAH (SR) BANTUAN AIR BERSIH BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR)

by on Nov.11, 2014, under Berita Daerah, Bidang Fisik & Prasarana, Perencanaan

Air merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Kondisi saat ini harga air minum sebagai kebutuhan pokok hasil produksi pabrikan melebihi harga Bahan Bakar Minyak (BBM).  Wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat masih terdapat cukup banyak masyarakat/ rumah tangga kesulitan mendapatkan air bersih (dalam arti yang memenuhi standar kesehatan : tidak kotor, tidak asam, tidak mengandung zat/ partikel yang membahayakan kesehatan dan lain-lain).

Dalam rangka memenuhi kebutuhan air bersih khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat mendapatkan Bantuan Hibah Sarana Air Bersih bagi masyarakat dari Proyek Dana Hibah Australian Aid (AUSAID). Anggaran hibah dari AUSAID diluncurkan melalui PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun sebanyak 1.500 Sambungan Rumah (SR) tahun 2013 dan 1.00 SR tahun 2014.

 bantuan SBR

Bantuan Sambungan Rumah air bersih dari PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun sebanyak 1.500 SR (tahun 2013) dengan biaya pemasangan Rp. 250.000,- dari harga normal Rp. 1.000.000,- diarahkan pada masyarakat MBR di Kecamatan Pangkalan Banteng dan Pangkalan Bun. Sedangkan sebanyak 1.000 SR (tahun 2014) dengan biaya pemasangan Rp. 350.000,- dari harga normal Rp. 1.100.000,- diarahkan pada masyarakat MBR di Kecamatan Pangkalan Lada, Kecamatan Kumai, Desa kumpai Batu dan Pangkalan Bun.

Untuk peresmian pemasangan SR Program Proyek Dana Hibah AUSAID Air Bersih pada tanggal 11 November 2014 di Dusun Pangkalan Bungur Kelurahan Baru oleh Bupati Kotawaringin Barat dengan didampingi dan disaksikan oleh Pejabat Pemerintah Pusat antara lain : Direktur Pengembangan Air Minum Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Muhammad Nasir, Kepala Central Project Management Unit (CPMU) Hibah Air Minum dan Sanitasi Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Chandra Situmorang, Kepala Sub Direktorat Hibah Daerah Kementerian Keuangan Jami’at Aries, Koordinator Hibah Daerah Acep dan PPK Hibah Wilayah Kalimantan Adam. Peresmian juga disaksikan Anggota Forum Koordinasi Pemerintah Daerah, Kepala SKPD dan masyarakat calon penerima bantuan hibah.

Dalam sambutannya baik Bupati Kotawaringin Barat maupun Direktur Pengembangan Air Minum Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Muhammad Nasir, menghimbau dan meminta kepada masyarakat penerima bantuan hibah tersebut agar memanfaatkan sarana air bersih yang ada sebaik-baiknya sesuai kebutuhan dan jangan boros, mengingat saat ini harga air mineral lebih mahal dari harga BBM, dan memelihara sarana yang ada. (DSL)

Leave a Comment more...